Tahun ini, Apple akan merilis lini smartphone terbarunya yakni iPhone 12 Series. Deretan iPhone terbaru ini diyakini akan membawa lompatan kecanggihan yang revolusioner meninggalkan generasi sebelumnya.

Namun dari bocoran terbaru di mana iPhone 12 Series sudah mencapai tahap purwarupa validasi produksi, nampak bahwa ukuran notch masih besar dan terlihat tidak ada perubahan desain berarti sejak diperkenalkannya iPhone X 2017 lalu.

Terlebih lagi ada beberapa fitur yang sudah lama bisa kita lihat di smartphone Android, namun nampak belum kunjung datang di iPhone, seperti kecepatan layar tinggi.

Nah, berikut akan kami jabarkan dua alasan untuk tidak beli iPhone 12 Series dulu tahun ini, melansir laporan dari Phone Arena.

iPhone Akan Ganti Desain Tahun Depan

Berdasarkan orang dalam industri layar Ross Young, iPhone 13 tahun depan akan meninggalkan konsep notch yang telah identik dengan iPhone sejak 2017 lalu. Dilaporkan tahun depan iPhone akan membawa lubang layar sebagai pengganti notch.

Jika benar, hal ini akan membuat layar iPhone jadi makin lega tanpa adanya poni yang kerap mengganggu di bagian atas layar.

Terlebih lagi, dengan mengandalkan lubang layar, iPhone tak akan lagi membawa FaceID. Sebagai gantinya, Apple akan menyematkan pemindai sidik jari bawah layar. Semua fitur ini belum akan ada di iPhone 12.

iPhone 12 Belum Akan Membawa Kecepatan Layar 120Hz

Sudah dirumorkan sejak bulan lalu bahwa iPhone 12 akan membawa kecepatan layar 120Hz. Hal ini diperkuat dengan iOS14 yang terbukti akan membawa opsi “Limit Frame Rate” untuk layarnya.

Terdapat klaim rumor lain bahwa fitur “Limit Frame Rate” ini sebenarnya adalah opsi untuk fitur terbaru layar Apple yakni panel LTPO. Ini adalah kependekan dari low-temperature polycrystalline oxide, di mana kecepatan layar bisa direduksi hingga 1Hz, sehingga dapat menghemat baterai. Jadi, ada kemungkinan juga kalau kecepatan refresh 120Hz belum disiapkan oleh Apple.

Namun demikian, fitur ini kemungkinan tetap akan diusahakan Apple tetap hadir. Hal ini mengingat telah ditundanya peluncuran iPhone 12 Series, kemungkinan hingga akhir tahun ini. Ini mungkin akan jadi kesempatan Apple untuk memoles fitur baru ini.